Search

Kamis, 08 Maret 2012

LEMBAH Cilengkrang,


LEMBAH Cilengkrang, yang terletak di Desa Pajambon, Kacamatan Karamatmulya, Kabupaten Kuningan, termasuk salah satu kawasan wisata alam hutan hujan tropis Ciremai. Obyek Wisata yang dikelola oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Desa Pajambon,luas lahannya kurang lebih 20 kilometer persegi. Ada tiga lokasi wisata yang jadi daya tarik Lembah 
Cilengkrang, diantaranya loksi Kopi Gede, yakni satu kawasan hutan yang cocok untuk mencari ketenangan, karena panorama alamnya indah. Lokasi lainnya yakni Curug Sabuk dengan ketinggian kurang lebih 20 meter. Bila ingin melihat pelangi, datang ke lokasi wisata itu harus pagi-pagi. Selain Curug Sabuk, ada juga yang disebut Curug Sawer. Curug yang tingginya kurang lebih 75 meter berada di hutan lindung. Oleh sebab itu, husus bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Curug Sawer, harus dalam keadaan fisik dan mental yang prima, sebab medan yang akan dilalui termasuk berat serta harus menyeberang sungai.
Berdasarkan penelitian Yayasan Visita Kuningan, di sekitar Lembah Cilengkrangditemukan
binatang Kijang (Mantiacus muncak), Elang Jawa/Elang Garuda (spizeatus bartelsi), macan tutul, macan kumbang (panthera pardus). Surili (presbites aygula), lutung dan kera. Lembah Cilengkrang, juga bisa dimanfaatkan sebagai bumi perkemahan. Untuk sampai di Lembah Cilengkrang, bisa menggunakan beberapa rute dan sarana transportasi. Diantaranya dari terminal Cirendang, melalui Desa Ragawacana, bisa juga menggunakan jasa ojeg. Bagi wisatawan yang datangnya dari arah Cirebon, bisa langsung belok kanan dari pasar Kalapa gunung, menuju arah desa Pajambon yang jaraknya kurang lebih 2 km. Setelah ada di Desa Pajambon, bisa melanjutkan perjalanan ke lokasi wisata Kopi Gede, selanjutnya ke Curug Sabuk, yang jaraknya 600 meter, melintasi sungai Cilengkjrang menuju Curug Sawer
 
Bahasa Inggris
Cilengkrang VALLEY, located in the village of Pajambon, Kacamatan Karamatmulya, Regency Brass, including one of the tourist area of natural tropical rainforest Ciremai. Tourism objects managed by Farmers Group Forest (KTH) Pajambon village, area of ​​land approximately 20 square kilometers. There are three tourist sites so Cilengkrang Valley attraction, such as coffee loksi Gede, which is a forest area suitable for quiet, because the beautiful natural scenery. Other sites that waterfall belt with a height of approximately 20 meters. When you want to see a rainbow, come to the tourist sites that should be early in the morning. In addition to Curug Belt, there are also so-called waterfall Sawer. Waterfall of approximately 75 meters high in the protected forest. Therefore, husus for travelers wishing to visit the waterfall Sawer, must be in good physical and mental shape, because the terrain to be traversed, including the weight and have to cross the river.
Based on research Visita Foundation Brass, around the Valley Cilengkrangditemukan
Deer animal (Mantiacus muncak), Java Hawk / Eagle Garuda (spizeatus bartelsi), leopard, panther (Panthera pardus). Javan (presbites aygula), monkeys and apes. Cilengkrang valley, can also be used as a campground. To arrive at the Valley Cilengkrang, could use some of the routes and means of transport. Among of Cirendang terminal, through the Village Ragawacana, can also use the services ojeg. For tourists coming from the direction of Cirebon, could directly turn right out of the market Kalapa mountain, heading toward the village Pajambon a distance of approximately 2 km. Once in the village Pajambon, can move on to the tourist sites Gede Coffee, next to the waterfall Belt, a distance of 600 meters, crossing the river to the waterfall Cilengkjrang Sawer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar